Bingung Kelola Keuangan Sampingan? Begini Cara Produktif Sisihkan Duit

kelola keuangan
pexels.com/Tima Mirosnichenko

CERITA ILMU - Saat seseorang menginjak usia 20-an, tentunya mereka akan mencari pekerjaan untuk bisa menghidupi dirinya di masa depan. Namun terkadang, mereka tidak tau cara menghemat keuangan, karena minimnya pengetahuan seputar ilmu mengatur keuangan.

Dilansir detikinet, generasi muda kesulitan dalam mengelola atau mengatur keuangan mereka, meski di saat yang bersamaan ada kemudahan dengan adanya layanan digital.

Tentunya hal tersebut merupakan sebuah tantangan bagi mereka, terutama yang memiliki pendapatan atau gaji yang cukup rendah.

Salah satu cara yang cukup efektif yakni perencanaan keuangan, dengan ini kita bisa mencatat kemana saja uang kita akan habis, dan yang paling penting adalah selalu utamakan kebutuhan.

Mengapa Perlu Kelola Keuangan Sampingan?

Mungkin kamu bertanya apa pentingnya mengelola keuangan sampingan, tentu sangatlah penting, karena jika pengelolaan keuangan dilakukan dengan baik, maka kamu akan terhindar dari pemborosan dan selalu memenuhi keinginan.

Dilansir Syafiq, Dengan manajemen keuangan yang baik, kita dapat memastikan kebutuhan pokok seperti makanan, tempat tinggal, dan pendidikan tercukupi.

a. Membangun Kebiasaan Menabung/Investasi

Saat kamu mencatat dan merencanakan keuangan, pastikan menabung atau investasi ada di dalam buku catatan kamu, agar uang kamu bertambah di masa yang akan datang.

b. Memiliki Dana Cadangan

Dana cadangan adalah dana yang bisa kamu keluarkan untuk membeli kebutuhan yang memiliki harga relatif besar. Namun, pastikan kebutuhannya berguna dan berjangka panjang.

c. Meraih Tujuan Finansial Lebih Cepat

Semua anak muda, tentunya ingin memiliki kebebasan dalam mengeluarkan uang tanpa menghawatirkan kehabisan. Tujuan dari pengelolaan keuangan sampingan ini adalah untuk mencapai kebebasan finansial.

Nah, itu dia tiga alasan mengapa kita harus mengelola keuangan dengan baik. Selanjutnya, adalah cara mengelolanya:

Cara Produktif Kelola Keuangan Sampingan

1. Pisahkan Rekening untuk Penghasilan Utama dan Sampingan

Bagi sebagian orang yang berusia 20-an, ada saja yang memiliki dua penghasilan dari pekerjaan yang berbeda, seperti contoh pekerjaan utamanya sebagai karyawan dan pekerjaan sampingannya menjadi freelancer.

Jika kamu memang memiliki lebih dari satu penghasilan maka akan lebih baik jika uangnya disimpan dalam rekening yang berbeda, hal ini bertujuan agar memudahkan saat kamu merencanakan keuangan.

Rekening utama untuk membeli segala kebutuhan, dan rekening sampingan digunakan untuk menabung, membangun dana cadangan, investasi, dan lainnya.

2. Tetapkan Persentase untuk Ditabung atau Diinvestasikan

Saat kamu memiliki uang yang ingin di masukan ke dalam tabungan atau diinvestasikan, pastikan sudah diperhitungkan dengan cara menghitung persentasenya, karena jika tidak diperhitungkan bisa saja uang yang ditabung atau diinvestasikan tersebut terlalu banyak.

Dengan kamu menghitung persentase keuangan yang ingin ditabung dan diinvestasikan, maka uang kamu akan mudah terkontrol.

Dilansir sahabatpegadaian, persentase yang paling umum digunakan dalam pengalokasian gaji yakni bulanan 25% untuk tabungan.

Selain itu, sahabatpegadaian juga, menyarankan agar sisa dana yang kita miliki disalurkan ke dalam investasi.

Karena investasi dapat membantumu mendapatkan keuntungan dari kepemilikan aset berharga, dan salah satu aset yang disarankan adalah investasi emas.

3. Evaluasi Pengeluaran Rutin dan Potensial

Evaluasi pengeluaran merupakan hal penting yang harus dilakukan secara rutin, hal ini bertujuan agar bisa lebih bijak saat mengeluarkan uang di bulan-bulan berikutnya.

"Penghasilan kita seperti sepatu: jika terlalu kecil, mereke menjepit kita. Tetapi jika terlalu besar, mereka membuat kita tersandung dalam perjalanan." (Charles Caleb Colton)

4. Alokasikan Dana untuk Kebutuhan, Gaya Hidup, dan Investasi

Semua orang, tentunya memiliki keinginan yang membutuhkan uang untuk mencapainya, terutama gaya hidup, apalagi dijaman sekarang yang serba modern ini.

Untuk memenuhi semua keinginan tersebut, utamakan kebutuhan terlebih dahulu, karena ini sangatlah penting untuk kehidupan kamu di masa depan.

Dilansir sahabatpegadaian, menyarankan agar 40% dari gaji disalurkan untuk kebutuhan hidup utama dan biaya bulanan, mungkin saja ini termasuk gaya hidup yang akan kamu pilih.

5. Pertimbangkan Instrumen Investasi sesuai Resiko

Saat kamu berencana untuk berinvestasi, pastikan kamu sudah menguasai ilmunya terlebih dahulu, jika tidak, maka uangmu bisa saja melayang hanya dalam kurun waktu yang sangat singkat, karena dalam investasi tentu ada resikonya.

Dalam mengelola keuangan, tentunya harus dimulai dengan niat dan tekad yang kuat, agar kamu tidak akan stress.

Tips Memulai Mengelola Keuangan Sampingan

Adapun cara memulai mengelola keuangan sampingan, yaitu:

a. Mulai Sederhana, Disiplin, dan Konsisten

Saat kamu memutuskan untuk mengelola keuangan, mulailah dari yang sederhana terlebih dahulu, karena untuk membangun sesuatu yang besar, dimulai dari hal-hal sederhana.

Setelah memulai, selanjutnya adalah disiplin, hal ini penting karena disiplin merupakan salah satu faktor penting dalam menuju kesuksesan. Dan yang terakhir yaitu konsisten. Sip, jika kamu sudah melakukan tiga hal diatas, yuk, lanjut. 

b. Telusuri Biaya Hidup dan Kebutuhan Finansial

Memulai untuk mengelola keuangan sampingan, hal pertama yang harus dicatat adalah soal biaya hidup, meliputi makan, pajak, dan perawatan kesehatan.

c. Tetapkan Target Menabung sesuai Kondisi

Menabung adalah satu hal yang harus ada dalam catatan keuangan, namun, menabung juga perlu dikondisikan dengan kondisi keuanganmu saat ini. Jika memang tidak bisa menabung dengan jumlah banyak, maka tidak perlu memaksakan diri, karena hal yang paling penting adalah kebutuhanmu saat ini.

Keuangan merupakan hal yang penting yang perlu di perhitungkan saat kamu ingin membelanjakannya. Namun, kamu juga perlu belajar dalam mengelolanya.

Adapun hal utama jika pengelolaan keuangan dilakukan dengan benar dan penuh kesabaran, yaitu menuju kebebasan finansial alias tidak perlu khawatir kehabisan uang.

Oleh sebab itu, mumpung usia kamu masih terbilang cukup muda, yuk, belajar mengelola uang kamu dimulai hari ini, selain terhindar dari pemborosan, ilmu pengelolaan keuangan juga bisa dipakai saat kamu sudah berumah tangga.

Jadi, ayo mulai catat pengeluaran dan atur keuanganmu dari sekarang, biar hidup lebih mapan di kemudian hari.

Baca Juga

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama